Terkadang SAKIT melihat
SIKAP TAK ADIL dari kau teman. Walau bukan ditujukan untukku . Mengertilah teman, kita sama-sama manusia yang berusaha mencari-terus
mencari dan mengamalkan apa yang telah kita dapat. Jika memang itu pilihanmu
dan itu pilihannya biarkan ia tetap ada di samping kami. Tetap disamping kami. Seperti
dulu, ketika semua tak ada yang mau berada di samping kami, EGOISKAH kami jika
kami tetap memilihnya berada di samping kami. Karena apa? Karena kami tahu dia
sayang kami. Sejak dulu. Saat semua orang berorientasi pada tujuannya
masing-masing.
Kenapa sekarang tiba-tiba ramai saat masalah ini muncul.. hah !
Kemana keramaian itu saat semangat kami berkobar, saat jiwa-jiwa muda kami
muncul..
Terlebih
Saat beban dakwah menumpuk di tempat dulu kita bertemu!
Jangan terlalu usik kami dengan pendapat akalmu, bukan dengan ilmu,
Jika memang benar yang kau katakan teman. Mengapa tak tampak
satupun pernyataan itu benar.
Jika memang itu ilmu sampaikanlah dengan baik kepada kami bukan dengan
tingkah pola seperti itu.
Yah.. karena kami juga makhluk yang miskin ilmu dan bodoh .
Maka kami terus mencari ilmu. Lupakah teman untuk mencari ilmu? Saya yakin
tidak.
Cobalah masuki pikiran kami, jelajahi, dan kami yakin, kalian akan sangat
mengerti, bukan men-judge, melarang kami untuk berkumpul kembali bersama teman2
seperjuangan kami yg dulu..Iya benar, teman2 kau juga,
kami lelah terdiam. Menyaksikan ini. Tapi Rabb kami menyuruh kami bersabar.
Maka kami lakukan. Tapi ingatlah tidak ada yang dapat membatasi gerak dakwah setiap
insan .
Kalau ingat tentang perjuangannya dulu, tak pantas rasanya sikap perubahan
kalian yang sekarang kepadanya, tenang saja teman, jika memang itu bukan nafsu
yang berjalan. Maka kan tampak kemenangan di ujung sana.
Bersama kembali . Kau dan Aku.
*catatan dari teman yang ku cintai karena Allah

Tidak ada komentar:
Posting Komentar